Rabu, 09 Mei 2012

Noun 4a: Common Noun & Proper Noun

Proper Nouns (Nomina Nama Diri)



Nomina Nama Diri adalah kata khusus atau nama khusus yang digunakan untuk menamai seseorang, suatu tempat atau suatu organisasi, misalnya John, Bambang, London, Indonesia, Ford. Nama-nama tersebut bersifat sangat khusus dan memenuhi kepatutan atau kesopanan untuk menyebutkan orang, benda atau tempat tertentu. Ciri utama dari suatu nomina nama diri adalah huruf pertama dari kata itu harus kapital (huruf besar).
Misalnya:
·       They like John. (Mereka menyukai John.) → bukan: They like john.
·       I live in England. (Mereka tinggal di Inggris.)bukan: I live in england.
·       She works for Sony. (Dia bekerja di Sony.)bukan: Shey works for sony.
·       The last day in January is a Monday. (Hari terakhir bulan Januari adalah Senin.).
·       We saw Titanic in the Odeon Cinema. (Kami menonton Titanic di Bioskop Odeon.)

Berikut ini daftar beberapa nomina nama diri yang sudah lazim digunakan:
·       nama orang laki-laki, anak laki-laki: John, Ahmad
·       nama orang perempuan, anak perempuan: Mary, Jamilah
·       nama negara, kota: England, Indonesia, London, Jakarta
·       nama perusahaan: Ford, Yoyota, Sony, Samsung
·       nama toko, rumah makan: Maceys, Gramedia, McDonalds, Dapur Desa
·       nama bulan, hari: January, December, Sunday, Thursday
·       buku, film: War & Peace, Titanic, Harry Potter, The Iron Lady


Ada dua cara penulisan Nomina Nama Diri, yaitu:
1. Nomina Nama Diri tanpa ”the”
2. Nomina Nama Diri dengan ”the”

(Bersambung)

Selasa, 08 Mei 2012

Noun 3: Uncountable Noun

Uncountable Noun (Nomina Tak Terhitung)



Uncountable noun (nomina tak terhitung atau “tidak dapat dihitung”), yang sering disebut juga mass noun (nomina massa), adalah “benda” yang tidak dapat dihitung satu persatu atau dijumlahkan menjadi lebih dari satu. Misalnya kata milk (susu), tidak dapat dihitung atau dijumlahlan menjadi one milk (satu susu), two milks (dua susu) dst. Untuk mengukur benda tersebut biasanya kita menggunakan suatu unit atau satuan tertentu. Misalnya a glass of milk (satu gelas susu), two bottles of milk (dua botol susu), three litres of milk (tiga liter susu) dst. Dalam hal ini, yang dijamakkan (ditambahi akhiran –s/-es) adalah unit atau satuannya, bukan bendanya.

Yang termasuk ke dalam nomina tak terhitung antara lain:
·       music (musik), art (seni/kesenian), love (cinta), happiness (kebahagiaan)
·       advice (nasihat), information (penerangan), news (berita)
·       furniture (perabot rumah tangga), luggage (barang bawaan)
·       rice (nasi/beras), sugar (gula), butter (mentega), water (air)
·       electricity (listrik), gas (gas), power (daya)
·       money (uang), currency (mata uang)
Kita selalu memperlakukan nomina tak terhitung sebagai benda singular (tunggal), dengan pronomina it. Karena dianggap benda tunggal, maka di dalam kalimat kita memerlukan singular verb (verba tunggal) sesuai dengan subyeknya. Misalnya:

·       This news is very important. (Berita ini penting) = It is important.
·       Your luggage looks heavy. (Barang bawaanmu kelihatannya berat.) = It looks heavy.
Kita tidak bisa menggunakan indefinite article (artikel tak tentu) a/an  untuk nomina tak terhitung. Misalnya an informastion  a music, tetapi kita harus menambahkan suatu unit atau satuan di depannya. Misalnya:

·       a piece of news (sebuah berita)
·       a bottle of water (sebotol air)
·       a grain of rice (sebutir padi)
Kita bisa menggunakan some dan any (yang berarti “sedikit” atau “cukup”, bukan “beberapa”) dalam nomina tak terhitung, misalnya:

·       I've got (I have) some money. (Saya mempunyai sedikit/cukup uang.)
·       Have you got (Do you have) any rice? (Apakah kamu mempunyai sedikit/cukup beras?)

Kita bisa menggunakan a lttle (sedikit) dan much (banyak) dalam nomina tak terhitung, misalnya:

·       I've got (I have) a little money. (Saya mempunyai sedikit uang.)
·       I haven't got (I don’t have) much rice. (Saya tidak memppunyai banyak beras.)
Berikut ini beberapa contoh pasangan kata sebagai perbandingan antara nomina terhitung dan nomina tak terhitung:

Countable-Uncountable Nouns  (n [C] – n[U]): dollar-money (dolar-uang); song-music (lagu-musik); suitcase-luggage (kopor-bagasi); table-furniture (meja-perabot); battery-electricity (baterei-listrik); bottle-wine (botol-anggur); report-information (laporan-informasi); tip-advice (kiat_nasihat); journey-travel (penjelajahan-perjalanan); job-work )tugas-pekerjaan); view-scenery (pandangan-pemandangan).

Memang tidak mudah untuk memastikan apakah sebuah nomina termasuk terhitung ataukah tak terhitung. Oleh karena itu, apabila Anda menjumpai sebuah nomina baru, sebaiknya Anda periksa di dalam kamus apakah noun itu termasuk countable atauakah uncountable. Di dalam kamus biuasanya tertulis: n [C] untuk countable noun dan n [U] untuk countable noun.


Selain itu, ada beberapa nomina yang dapat digolongkan sebagai nomina terhitung (n [C]) dan juga sebagai nomina tak terhitung (n [U]) dalam arti yang bisa berbeda, misalnya:

·       hair (rambut):
There are two hairs in my coffee. (Ada dua helai rambut di dalam kopiku.)
I don’t have much hair. (Aku tidak mempunyai banyak rambut.)
·       light (lampu, cahaya):
There are two lights in my bedroom. (Ada dua buah lampu di kamar tidurku.)
There’s too much light. (Terlalu banyak cahaya.)
·       noise (suara):
There are so many different  noises in the city. (Terlalu banyak suara yang berbeda di dalam kota.)
It’s difficult to work when there is to much noise. (Sulit untuk bekerja apabila terlalu banyak suara.)
·       paper (kertas, koran):
Hand me those papers. (Berikan kepada saya koran-koran itu.)
Have you got some paper to draw?. (Apakah kamu punya sedikit kertas untuk digambar?)
·       room (kamar, tempat):
Our house has seven rooms. (Rumah kami mempunyai tujuh kamar.)
Is there room for me to sit here? (Masih adakah tempat buat saya untuk duduk di sini?)
·       time (waktu, kali):
How many times have I told you no? (Berapa kali telah kukatakan jangan?)
Have you got time for a coffee? (Apakah kamu punya waktu buat minum kopi?)
·       work (pekerjaan, karya):
“Macbeth” is one of Shakespeare's greatest works. (“Macbeth” adalah salah satu kerya terbesar Shakespeare.)
I have no money. I need work! (Saya tidak punya uang. Saya butuh pekerjaan.)
Nomina-nomina yang berhubungan dengan minuman biasanya digolongkan sebagai tak terhitung, misalnya coffee (kopi), beer (bir), wine (anggur), orange juice (jus jeruk) adsb. Namun, dalam bahasa percakapan, di sebuah restoran atau bar, nomina-nomina tersebut biasanya dianggap dengan nomina-nomina terhitung. Misalnya:
·    One beer, please. (Saya minta satu bir.) → two bottles of beer (dua botol bir)
·   Two teas, pease. (Saya minta dua teh.) → two glasse of tea (dua gelas teh)
·  Three coffees, please. (Saya minta tiga kopi.) → three cups of coffee (dua cangkir kopi)
____________________
*   Kalau ada pertanyaan, saran atau pendapat, silakan tulis di kolom Komentar di bawah ini.
*   Untuk berlangganan (gratis), silakan klik “Join this site” di kolom sebelah kanan blog ini.

Senin, 07 Mei 2012

Noun 2: Countable Noun

Countable Noun (Nomina Terhitung)


Nomina terhitung mudah dikenali. Nomina ini adalah "orang" atau "benda" yang "terhitung" atau "dapat dihitung". Yang dimaksud dengan “dapat dihitung” di sini adalah kita dapat menghitung jumlahnya, apakah hanya satu atau lebih dari satu. Misalnya. Misalnya pen (pena). Kita bisa mempunya one pen (satu pena), two pens (dua pena), thre pens (tiga pena) dan seterusnya. Beikut inibeberap kata yang termasuk nomina terhitung:
·    dog (anjing), cat (kucing), animal (hewan), man (manusia, laki-laki), person (orang)
·    bottle (botol), box (kotak), litre (liter)
·    coin (uang logam), note (catatan), dollar (dolar)
·    cup (cangkir), plate (piring), fork (garpu)
·    table (meja), chair (kursi), suitcase (kopor), bag (tas)
Nomina terhitung dapat berbentuk singular (tunggal) atau plural (jamak), misalnya:
·    My friend is playing. (Teman saya sedang bermain.)
·    My friends are hungry. (Teman-teman saya lapar.)
Pada umumnya bentuk jamak dari nomina terhitung adalah bentuk tunggal + -s atau –es, tetapi ada beberapa yang bentuk jamaknya berbeda sama sekali dari bentuk tunggalnya, misalnya:
·    I have a child. (Saya mempunyai satu orang anak.)
·    She has many children. (Dia mempunyai banyak anak.)
Kita bisa menggunakan indefinite article (artikel tak tentu) a/an (sebuah, seorang, seekor dsb.) yang berarti “satu” untuk nomina terhitung, misalnya:
·    A dog is an animal. (Seekor anjing adalah seekor hewan.) → Anjing adalah hewan.
·    She needs an umbrella. (Dia memerlukan sebuah payung.) → Dia perlu payung.
Ø Catatan: Dalam bahasa Indonesia, “artikel” seperti ini seringkali dihilangkan tanpa mengubah arti.
Berbeda dengan bahasa Indonesia, apabila sebuah nomina terhitung bersifat “tunggal”, maka kita “harus” menggunakan determiner seperti a, the, my, this  dsb., misalnya:
·    I want an orange. (Saya mau jeruk → bukan: I want orange.)
·    Where is my bottle? (Di mana botol saya? → bukan: Where is bottle?)
Nomina terhitung jamak tidak selalu disertai dengan “satuan” seperti two, some, many dsb. Apabila berlaku umum, nomina tersebut bisa berdiri sendiri, misalnya:
·    I like oranges. (Saya suka jeruk.) → “jeruk” dalam arti umum
·    Bottles can break. (Botol bisa pecah.) → “botol” dalam arti umum
Kita bisa menggunakan determiner “some” (beberapa, dalam kalimat positif) atau “any” (beberapa, dalam kalimat tanya dan kalimat positif) seperti dalam contoh berikut ini:
·   I have some dollars. (Saya punyauang  beberapa dolar.)
·   I 've got some pens. (Saya punya beberapa pena.)
·    Do you have any pens? (Apakah kamu punya beberapa pena?)
·    I don’t have any pens. (Saya tidak punya beberapa pena.)
Ø have got (British) = have (American) = mempunyai.
Kita dapat menggunakan determiner “few”, “a few” dan many” pada nomina terhitung, misalnya:
·    I have few books. (Saya punya sedikit buku.) → sedkit dan masih kurang
·    I have a few dollars. (Saya punya sedikit dolar.) → sedikit tetapi sudah cukup
·    I have many pens. (Saya punya banyak pena.)
____________________
* Kalau ada pertanyaan, saran atau pendapat, silakan tulis di kolom Komentar di bawah ini.

* Untuk berlangganan (gratis), silakan klik“Join this site” di kolom sebelah kanan blog ini.

Minggu, 06 Mei 2012

Noun 1: Pengertian Noun

Pengertian Noun (Nomina, Kata Benda)

 



Dalam definisi sederhana, nomina adalah tempat, orang, atau benda.

Contohnya:


·      person (orang): man (pria), woman (wanita), teacher (guru),, John (John), Mary (Mary)
·      place (tempat): home (rumah), office (kantor), town (kota), countryside (kampung), America (Amerika)
·     thing (benda): table (meja), car (mobil), banana(pisang), money (uang), music (musik), love (cinta), dog(anjing), monkey (monyet)

Beberapa kata yang termasuk ke dalam jenis atau kelas kata nomina juga termasuk ke dalam jenis atau kelas kata lain, misalnya kata love dalam arti “cinta” adalah nomina tetapi kata yang sama, love, bisa juga termasuk jenis atau kelas kata verba, dalam arti “mencintai”.

Ada beberapa cara untuk mengenali sebuah kata termasuk nomina atau bukan, yaitu antara lain dengan mengenali ciri-cirinya sebagai berikut:
1.    Akirannya
2.    Posisinya
3.    Fungsinya



1.  Akhiran Nomina


Ada beberapa ciri yang menunjukkan bahwa sebuah kata adalah nomina, yaitu misalnya:
·     -ity > nationality (nasionalitas, kebangsaan)
·     -ment > appointment (perjanjian)
·     -ness > happiness (kebahagiaan)
·     -ation > relation (hubungan)
·     -hood > childhood (masa kanak-kanak)

Namun demikian, ada juga akhiran yang merupakan salah satu ciri dari jenis kata lain tetapi bisa juga menjadi ciri nomina. Antara lain akhiran “–ful”,  yang biasanya merupakan salah satu ciri jenis kata adjective, bisa juga merupakan ciri jenis kata kata nomina, misalnya dalam kata spoonfool yang berarti “(se)sendok penuh” atau handful yang berarti (se)genggam”. Kata-kata lain yang berakhiran “–ful”, misalnya careful (hati-hati) atau beautiful (cantik) termasuk ke dalam jenis kata adjektiva. 

2. Posisi Nomina dalam Kalimat 


a. Sebelum Determiner 

Dalam kalimat, posisi nomina biasanya setelah determiner, misalnuya a, an, the, this, my, such.

Misalnya:

·       a relief (suatu kelegaan)
·       an afternoon (suatu siang)
·       the doctor (dokter itu)
·       this word (kata ini)
·       my house (rumah saya)
·       such stupidity (ketololan seperti ini)

b. Sebelum Adjektiva:

Misalnya:

·       a great relief (suatu kelegaan yang amat sangat)
·       a peaceful afternoon (suatu siang yang damai)
·       the tall, Indian doctor (dokter India yang tinggi itu)
·       this difficult word (kata yang sulit ini)
·       my brown and white house (rumah berwarna coklat-putih)
·       such crass stupidity (ketotolan yhang sangat bodoh seperti ini)

3. Fungsi Nomina dalam Kalimat 


Nomina mempunyai beberapa fungsi ata tugas di dalam kalimat, misalnya sebagai:

  • subyek dari verba: Doctors work hard (Para dokter bekerja keras.).
  • obyek dari verba: He likes coffee. (Ia suka kopi.)
  • subyek dan obyek dari verba: Teachers teach students. (Para guru mengajar para siswa.)

Namun demikian, subyek atau obyek dalam sebuah kalimat tidak selalu nomina tetapi bisa juga pronomina (pronoun)atau frasa nomina (noun phrase). Misalnya, dalam kalimat “My dotor works hard”, “doctor” adalah nomina, tetapi “My doctor” adalah frasa nomina (pronomina + nomina). Masalah “phrase” ini akan ita bahasa lebih pada bagian lain nanti, setelah “Parts of Speech” ini.

____________________
* Kalau ada pertanyaan, saran atau pendapat, silakan tulis di kolom Komentar di bawah ini.

* Untuk berlangganan (gratis), silakan klik“Join this site” di kolom sebelah kanan blog ini.